ngobrol: review film lepas, drama serial, musik dan soundtrack korea
Random header image... Refresh for more!

Virgin Snow

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 4.13 out of 5)

Setelah melepas rindu para fansnya dengan acting machonya dalam “Time Between Dongs and Wolves”, di penghujung tahun 2007 ini Lee Jun Ki kembali tampil dalam sebuah film lepas berjudul “Virgin Snow” (Chut Noon).

Bercerita tentang Kim Min yang baru pindah ke Jepang yang mengikuti ayahnya yang berprofesi sebagai pengrajin keramik tradisional. Di minggu pertamanya di negeri sakura itu Kim Min secara tak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik bermata sendu di sebuah kuil. Si gadis dengan kelembutannya membantu mengobati tangan Kim Min yang terluka. Tanpa terelakkan lagi, cinta pada pandangan pertamapun dipanahkan sang cupid ke hati Kim Min.

Keberuntungan ternyata berpihak pada Kim Min, karena si gadis yang ternyata bernama Sasaki Nanae itu juga merupakan siswa di sekolah barunya Kim Min. Tanpa ragu-ragu dan berterus terang Kim Min mendekati Nanae dan memperlihatkan rasa sukanya. Meski awalnya Nanae seperti menutup diri, keberanian Kim Min yang telah teruji akhirnya berbuah persahabatan dan hati Nanae.

Suatu hari nenek Kim Min yang sakit keras memintanya untuk datang ke Korea. Namun betapa kacau dan gundahnya hati Kim Min ketika kembali ke Jepang, sosok Nanae tak ditemukannya dimana-mana. Nanae seperti hilang ditelan bumi, tanpa jejak dan tanpa berita. Nasib cinta Kim Min dan Nanae pun di hujung pertanyaan besar. Akankah Kim Min dan Nanae bertemu kembali dan apakah sebenarna yang terjadi pada gadis ayu itu? Temukan jawabannya di akhir cerita film romantis ini :)


Pertemuan pertama..



Kisah cinta di sekolah



Sepasang merpati dimabuk cinta


Secara dua bintang yang memang sedang naik daun ini dipasangkan dalam tandem produksi Korea-Jepang, sebenarnya saya punya harapan lebih akan jalan cerita yang disuguhkan (kalau soal acting kayaknya baik Lee Jun Ki maupun Miyazaki Aoi gak perlu diragukan toh?). Namun ternyata setelah selesai menamatkan film ini dengan tertatih-tatih karena format filmnya yang sangat jelek (thank to para petani yang semakin asal saja kerjanya!), saya justru merasa kecewa dan tak tertinggal kesan special apapun terhadap film ini. Datar banget malah!

Cerita cinta yang ditawarkan di sini bisa dikategorikan kisah klasik yang sudah sering ditemakan dalam film-film terdahulu. Meski ada point perbedaan kultur dan keterbatasan bahasa antara dua tokoh yang dimaksud, tapi tidak menjadikan film ini memiliki nilai lebih di mata saya, secara film-film bertema samapun sudah banyak, misalnya yang paling gres “My Tutor Friend 2″ yang juga melibatkan kerjasama pihak rumah prosukdi Korea-Jepang. Mengenai masalah ‘besar’ yang menimpa tokoh Nanae pun sepertinya tidak cukup kuat untuk menjadikan film ini spesial dan menjadi inti utama perpisahan Nanae dan Kim Min. Bagi saya, film ini akhirnya terkesan sengaja dibuat untuk memenuhi kehausan pasar (terutama para fans kedua pemain utamanya) yang sangat rindu terhadap kemunculan mereka berdua. So, tak pelak lagi bagi saya film ini hanya bernilai 2.5 bintang saja. Too bad, jangan nonton yah bagi yang bukan fans Jun Ki maupun Aoi :D

Sutradara: Han Sang Hee
Pemain: Lee Jun Ki (Kim Min), Miyazaki Aoi (Sasaki Nanae), Shun Sioya (teman sekolah Kim Min), Ayaka Morita (adik Nanae), Kimiko Yo (ibu Nanae)
Release: 1 November 2007

7 comments

1 jhejhe luv joon gi { 12.27.07 at 3:29 pm }

Menurut gw sich klo dari jalan cerita emang ga terlalu menarik, tapi, berhubung gw sukaaaaaa bangeeettt ama joon ki, ya nontonnya dinikmatin ajalah.. Hehehee.. Tapi, bener banget tuh ceritanya datar banget, ga bisa nimbulin perasaan yang gimana gitu?!

2 boring_neko19 { 04.04.08 at 2:33 am }

Aku termasuk fans joon ki dan aoi.
Lumayan menghibur. Walau ceritanya
terlalu klise. Lumayanlah karena
aku nonton aoi n joon ki-nya jadi
ga terlalu ngebosenin. Tapi kalo
ngebayangin bukan mereka berdua
yang main. Rasanya gak banget, deh.
Walau sebenarnya sayang buat artis
dan aktor sekaliber mereka main di
film dengan kualitas begitu

3 Aliya { 04.07.08 at 1:49 am }

hhehe gw juga punya dvdna tapi smp skrg blm liat
beli juga coz oppa gw yang maen :)

4 firly { 06.09.08 at 1:58 pm }

aQu dah NonTon,,yah LumayanLah dari pada eNgga, akting di Lebih bagus di between….

5 tatz { 06.10.08 at 2:30 am }

firly, banyak yang bilang memang,
joonki di film ini kurang greget,
mungkin cuma ingin memenuhi keinginan
fansnya yang di jepang ya..^^

6 kimie { 11.03.08 at 7:43 pm }

cerita nya terlalu biasa ,, apa lagi cew jun ki kmu walupun tambah guaenteng banget,, entah knapa actingnya kurang,,

tapi ga p2 tetap semangat cayoo. . .

7 tika { 08.13.10 at 2:13 pm }

tau apa lu soal acting? gila, crita sebagus itu lu bilang biasa? skrg gw tnya k lu, bs gak lu bwt crita semenarik gt? Kombinasi antra Jepang sm Korea. ENGGAK bakal bs

Leave a Comment