ngobrol: review film lepas, drama serial, musik dan soundtrack korea
Random header image... Refresh for more!

Someone Behind You

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 2.20 out of 5)

Film bergenre horor atau thriller seperti ini sebenarnya bisa dijadikan variasi hiburan yang menarik. Setelah tertawa terkekeh-kekeh sambil tertegun haru menyaksikan “Get Karl! Oh So Jung” pilihan saya jatuh pada “Someone Behind You” ini. Alasannya sederhana, ada Park Ki Wong di sini :)

Meskipun Park Ki Wong hanya dipasang sebagai pemeran tambahan (sidekick) yang tidak selalu muncul di tiap adegan, namun ternyata kemampuan actingnya boleh tahan lah! Setelah saya menyaksikan film komedi romantisnya di “My Tutor Friend Lesson 2″, penampilan Ki Wong di sini membubuhkan nilai tambah untuk pengalamannya di dunia seni peran. Park Ki Wong si Nino Arashi versi Korea main bagus!

Cerita film ini berkisar tentang Ga In, seorang pelajar sekolah menengah atas yang setelah menjadi saksi kunci atas pembunuhan bibinya, selalu dikejar-kejar orang kerasukan yang sangat ingin membunuhnya. Tak tanggung-tanggung, orang-orang ini bukanlah orang asing yang tak pernah dikenalnya, sebaliknya mereka adalah teman sekolahnya, gurunya, teman dekatnya, bahkan ibunya sendiri pernah hampir membunuhnya di rumah, untung saja waktu itu sang ayah tak segera datang menolong.

Misteri pembunuhan inipun merembet sampai ke sejarah pembunuhan lainnya yang pernah terjadi di kalangan kerabat mereka. Dengan dukungan pacarnya Heon Joong dan seorang teman sekolahnya (Suk Min) yang pernah mengalami peristiwa serupa dalam hidupnya, Ga In pun membulatkan tekad untuk memecahkan misteri ini.

Akhir cerita yang tragis dan jawaban misteri pembunuhan ini akan sedikit menghentakkan penonton akan gambaran dan dugaan pelaku sebenarnya di balik peristiwa ini.


Semua orang ingin membunuhnya


Mandi darah..



Material yang ditawarkan film ini sebenarnya cukup unik. Pada awal cerita saya mulai diterjang serentetan pertanyaan dan praduga akan arah cerita film ini nantinya. Tapi sayang, sepertinya penulis skenario film ini masih ragu dan bingung untuk menentukan ‘big picture’ nya. Film ini jadi seperti memiliki dua sisi yang menjadikannya inkonsisten.

Sisi pertama, film ini sepertinya ingin direka bertemakan kutukan dan mitos yang ada dalam masyarakat setempat. Bahwa istri atau kekasih yang berselingkuh pasti akan menemui ajalnya di tangan suami atau kekasihnya sendiri. Sang suami tanpa sadar seolah-olah digerakkan oleh suatu kekuatan yang membuatnya lupa diri sampai tega menganiaya dan membunuh istrinya. Namun setelah kejadian itu, selaiknya orang yang kerasukan dirinya pun tak akan ingat apa yang telah dilakukannya.

Sisi kedua mengenai balas dendam yang terencana. Sisi kedua ini lebih masuk akal dan dapat diterima sebenarnya jikasaja tidak tiba-tiba mencuat di akhir cerita yang alih-alih memberi jawaban atas pertanyaan sebab-akibat semua peristiwa justru malah menimbulkan pertanyaan baru. Korelasi kedua sisi ini berkesan sedikit dipaksakan, meski memang diselipkan alasan (bagi saya seperti ngeles malah) kenapa pelaku berbuat itu.

Sebagaimana pakem film horor dan thriller yang pasti akan menggunakan darah sebagai iconnya, dalam film ini juga terdapat beberapa adegan bersimbah darah, bahkan ada satu adegan dimana Ga In diguyur darah yang menyebabkan tubuh dan seluruh kamarnya berwarna merah (mirip adegan di salah satu “Whispering Coridor series”). Tapi sayang, greget kengeriannya kurang saya rasakan karena (lagi-lagi) adegan ini kurang nyambung dengan temanya.

Muncul pula sosok wajah dan tangan monster di sini. Saya lebih memilih menyebutnya monster karena memang penampakan yang ada lebih menyerupai monster di film-film produksi Hollywood ketimbang pencitraan makhluk halus pada umumnya di sinema Korea atau Jepang.

Sebagai film thriller yang sarat kengerian, semestinya film ini dapat memicu adrenalin saya. Sayang, meski beberapa kali sempat kaget dengan fakta yang disuguhkan, film ini lebih terasa di sisi hiburannya terutama ada dua namja ganteng yang dipasang di sini. Park Ki Wong dan si jangkung Lee Ki Woo yang berperan sebagai mahasiswa kedokteran dan pacarnya Ga In. Well, untuk semua kemasan paketnya, 2.5 bintang dari saya.

Sutradara: Oh Gi Hwan
Pemain: Yun Jin Seo (Ga In), Park Ki Wong (Suk Min), Lee Ki Woo (Heon Joong), Ahn Nae Sang (ayah Ga In), Lee Kan Hee (ibu Ga In), Kim So Eun (Ga Hyun, adik Ga In)
Release: 22 Agustus 2007

4 comments

1 mademoizell3 { 11.19.07 at 6:01 am }

jadi pengen liat, tapi seperti yg sudah2 pilem2 horo korea, akhirnya jdi kita yg menentukan, ato ga pilem horro korea aja sih XD

2 ichal { 11.19.07 at 8:43 am }

masih ada big question sih di endingnya :D

3 dj sultan { 01.26.08 at 2:23 pm }

meskipun hampir semua film korea adalah “cinderella stories” tapi tetep punya magnet tersendiri. cuma ada 1 akktris yg bisa bikin hati saya deg-deg plas…. KO HYUN JUNG… auranya gak ada 2.

4 Oky Zayyd { 07.03.08 at 3:02 am }

Ketegangan film horror adaptasi bertajuk Someone Behind You ini nampaknya tidak hanya dapat dinikmati penonton di Korea saja, pasalnya pada Jumat 4 Juli 2008 mendatang horror flicker indonesia boleh happy karena Someone Behind You akan diputar serentak di jaringan Bioskop Blitzmegaplex.

Informasi : Oky Zayyd
021 9299 5700
indonesia-entertainment@senimata.com
http://www.senimata.com

Leave a Comment